Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Senpi Ilegal Rp80 Juta Diduga Dibeli dari WNA untuk Jaringan KKB Papua

Kamis, 09 Juli 2026 - 15:09:00 WIB
Terungkap! Senpi Ilegal Rp80 Juta Diduga Dibeli dari WNA untuk Jaringan KKB Papua
Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menangkap AG, terduga perantara transaksi senjata api ilegal yang diduga diperoleh dari warga negara asing senilai Rp80 juta untuk jaringan KKB Papua. (Foto: iNews TV/Nathan Making)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Peredaran senjata api ilegal diduga untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua mulai terungkap. Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengungkap dugaan transaksi satu pucuk senjata api rakitan yang diperoleh dari seorang warga negara asing (WNA) dengan nilai mencapai sekitar Rp80 juta.

Dalam pengembangan kasus tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menangkap seorang pria berinisial AG yang diduga berperan sebagai perantara dalam jaringan peredaran senjata api ilegal Yalimo-Yahukimo.

AG sebelumnya telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) berdasarkan Nomor DPO/19/IV/2026/RES.1.17./Ditreskrimum tertanggal 15 April 2026. Penangkapannya dilakukan oleh Tim Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz-2026 pada Selasa (7/7/2026).

Berawal saat petugas menyelidik di kawasan Koya menuju perbatasan Skouw, Kota Jayapura. Sekitar pukul 10.40 WIT, pelaku AG berhasil ditangkap di depan Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) tanpa perlawanan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan penangkapan AG merupakan hasil pengembangan penyidikan terhadap jaringan peredaran senjata api dan amunisi ilegal yang diduga berkaitan dengan KKB Papua.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut