Warga Mimika Tewas Dibunuh di Kwamki Narama, Puluhan Panah Tertancap di Tubuhnya

Tim iNews
Ilustrasi pembunuhan di Kwamki Narama, perbatasan wilayah kelompok Dang dan Niwigalen, Kabupaten Mimika. (Foto: ist)

“Kalian tidak usah bertindak sendiri, kami yang akan tangkap. Saya tidak toleransi seperti ini. Tidak ada main hakim sendiri. Ini negara hukum,” katanya.

Alredo meminta setiap perselisihan diselesaikan melalui mekanisme hukum. Kebiasaan maupun alasan adat, menurutnya, tidak dapat digunakan untuk membenarkan tindak kekerasan.

“Kalau kita mau maju, ikuti aturan hukum. Tidak ada istilah ‘kita orang Papua, adat begitu’. Tidak ada. Kekerasan tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun,” ujarnya.

“Saya selaku Kapolres tegaskan, saya akan tangkap pelaku itu. Ingat itu,” ucapnya lagi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 bulan lalu

Konflik di Kwamki Narama, 11 Tahanan Dibebaskan Lewat Restorative Justice

8 bulan lalu

Konflik Warga Kwamki Narama di Mimika Papua Tengah, Sudah 11 Orang Tewas

11 bulan lalu

Bentrok Warga Pecah di Kwamki Narama Mimika, 9 Orang Luka Kena Panah dan Batu

4 tahun lalu

Pria di Kwamki Narama Tewas Dibunuh, Polisi Patroli Cegah Aksi Balas Dendam

5 tahun lalu

Kepala Kampung di Kwamki Narama Dapat Bantuan Ternak Babi dari Satgas Noken

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal