Warga Papua Jalan Kaki 2 Hari Demi Ambil Bantuan, Yerry Tawalujan Sebut Sulitnya Medan Jadi Pemicunya

Dimas Choirul
Masyarakat Papua Tengah yang menjadi korban kekeringan dan kelaparan saat menunggu bantuan di kawasan lapangan terbang. (foto: iNews/Nathan Making)

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesra Yerry Tawalujan menanggapi sulitnya kondisi lapangan di lokasi bencana kelaparan dan kekeringan yang menimpa warga Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Karena sulitnya pengiriman barang ke lokasi bencana, warga harus berjalan kaki 2 hari untuk menjemput bantuan.

"Kondisi lapangan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah memang sulit. Selain karena wilayah pegunungan, faktor cuaca dan keamanan ikut mempengaruhi pengiriman barang bantuan ke lokasi bencana. Jadi dapat dimengerti kalau warga harus berjalan kaki selama 2 hari untuk menjemput barang bantuan," ujar Yerry kepada wartawan, Jumat (4/8/2023).

"Hal terpenting adalah pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pihak swasta sudah turun membantu warga  Papua Tengah yang menderita kelaparan. Ini menandakan negara hadir dan menanggulangi korban bencana," katanya lagi.

Merujuk informasi dari Kementerian Sosial, bantuan yang telah diberikan sebanyak 25,15 ton meliputi bantuan dari Kemensos, TNI dan PT Freeport. 

Jenis bantuan dari Kemensos meliputi makanan siap saji 4.000 paket, makanan anak 4.000 paket, lauk pauk siap saji 2.000 paket, dan tenda gulung 500 lembar.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
11 jam lalu

Hasren Purja Sakti Perkuat Struktur Partai Perindo hingga Desa, Sejumlah Politisi Senior Bergabung

11 jam lalu

Kecelakaan Minibus Elf Terjun Jurang 15 Meter di Puncak Bogor, Sopir Tewas Terjepit

3 hari lalu

Kabut Asap Selimuti Maluku, Angogota DPRD Welhelm Kurnala Minta Penanganan Karhutla Terpadu

3 hari lalu

Dukung Pemadaman Karhutla, Anggota DPRD Barito Timur Winda Sari Bantu Kebutuhan Relawan

5 hari lalu

Perkuat Ekonomi Desa, Anggota DPRD Morowali Putra Bonewa Siap Perjuangkan Jalan Tani dan Drainase

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal