Angkasa Pura I Tetapkan Pemenang Seleksi Mitra Pengelola Kargo dan Pos di 2 Bandara

Rizqa Leony Putri
Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I Dendi T Danianto berjabat tangan dengan perwakilan dari PT Jasa Angkasa Semesta Tbk. (Foto: dok AP I)

JAKARTA, iNews.id - PT Angkasa Pura I telah menetapkan hasil seleksi Cargo Terminal Operator (CTO) yang beroperasi di Terminal Kargo dan Pos di Bandara Juanda Surabaya dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Hal tersebut bertujuan untuk optimalisasi bisnis kargo pada saat kondisi pandemi, transformasi teknologi, ekspertis, dan Network Cargo Business melalui Semi Automatic System Warehouse.

"Angkasa Pura I berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan layanan jasa kebandarudaraannya, termasuk layanan bagi _stakeholder_ kargo udara dan meningkatkan cargo throughput, serta optimalisasi pendapatan. Penetapan pemenang pada seleksi CTO dilakukan dalam rangka meningkatkan layanan kargo dan pos sehingga dapat mendukung pertumbuhan kargo dan logistik nasional," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi. 

Pelaksanaan seleksi CTO diikuti oleh perusahaan-perusahaan Cargo Terminal Operator nasional dan internasional. Pemenang pada seleksi CTO ini adalah PT Jasa Angkasa Semesta Tbk dengan jangka waktu perjanjian kerja sama selama lima tahun.

Nantinya, operator yang akan beroperasi di Terminal Kargo Internasional Bandar Udara Juanda Surabaya dan Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai adalah PT Jasa Angkasa Semesta Tbk sebagai pemenang seleksi, dan PT Angkasa Pura Logistik sebagai perusahaan Cargo Terminal Operator eksisting di kedua bandara tersebut.

Dalam pelaksanaanya, PT Jasa Angkasa Semesta Tbk akan mengimplementasikan Cargo Terminal Digitalization melalui integrasi terhadap Cargo Integrated System PT Angkasa Pura I yang akan membantu menyederhanakan proses bisnis, meningkatkan efisiensi, transparansi pembayaran cashless dan terintegrasi dengan seluruh stakeholder di dalam Air Cargo and Logistics Ecosystem seperti maskapai penerbangan, bea cukai dan karantina, Regulated Agent, Ekspedisi Muatan Pesawat Udara (EMPU) atau Freight Forwarder, dan Cargo Terminal Operator. Selain itu, Cargo Integrated System ini juga akan terintegrasi dengan HS-Code INSW dan National Logistics Ecosystem (NLE).

Target operasional Terminal Kargo dan Pos Internasional yang akan dikelola oleh PT Jasa Angkasa Semesta Tbk adalah pada 1 Desember 2022 untuk Bandara Juanda Surabaya dan pada 1 Januari 2023 untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Seperti diketahui, trafik pergerakan kargo Bandara Juanda Surabaya pada 1 Januari sampai dengan 17 Agustus 2022 sebesar 38.949 ton, serta untuk pergerakan kargo di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali adalah sebesar 20.439 ton.

Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I Dendi T Danianto menyampaikan, “Kami berharap melalui seleksi terbuka yang telah dilaksanakan oleh PT Angkasa Pura I akan memberikan dampak transformasi teknologi, peningkatan fasilitas dan ekspertis guna peningkatan Level of Services dan Cargo Throughput, serta operasional Terminal Kargo dan Pos yang berstandar Global,” ujar Dendi.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Pesawat Airfast Bermasalah saat Mendarat di Bandara Bali, 7 Penumpang Dievakuasi

2 tahun lalu

Merger Dianulir, Kadis Perinaker Badung Minta Pekerja Batalkan Demo dan Kembali Bekerja

2 tahun lalu

Viral Video Bule Bawa Truk Ugal-ugalan Terobos Pintu Tol sampai Masuk Bandara Bali

3 tahun lalu

Angkasa Pura I Dukung Pembentukan InJourney Airports dan Transformasi Industri Aviasi

3 tahun lalu

AP1 Layani Hingga 1,5 Juta Penumpang pada Tujuh Hari Operasional Posko Nataru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal