Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Rumah di Cirebon Makan Korban Jiwa, Ayah dan Bayi Ditemukan Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Selidiki Kejanggalan Kebakaran Rumah di Cirebon yang Tewaskan Ayah dan Bayi

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 02:26:00 WIB
Polisi Selidiki Kejanggalan Kebakaran Rumah di Cirebon yang Tewaskan Ayah dan Bayi
Tim Inafis Polresta Cirebon menyelidiki penyebab kebakaran rumah yang menewaskan ayah dan bayi. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

CIREBON, iNews.idKebakaran rumah yang menewaskan ayah dan bayi menggemparkan warga kompleks Perumahan Griya Asri, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (31/7/2026). 

Kedua korban sempat dievakuasi warga menuju rumah sakit terdekat. Namun naas, nyawa ayah dan anak tersebut tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. Saat kejadian berlangsung, istri korban sedang berada di luar rumah untuk menunggu anak pertamanya di sekolah.

Awal peristiwa terkuak saat warga sekitar panik melihat kepulan asap pekat keluar dari bagian belakang rumah korban. Warga yang sigap langsung mendobrak pintu depan yang terkunci dari dalam.

Saat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, warga dibuat terkejut mendapati DS tergeletak penuh luka berdarah di area dapur. Sementara itu, sang bayi BA tergeletak lemas di dalam kamar.

Saksi mata di lokasi kejadian, Kristianto mengatakan, warga berupaya menyelamatkan para korban dari kepulan asap pekat.

"Warga langsung dobrak pintu rumah korban. Pas masuk, posisi korban (DS) sudah tergeletak berdarah di dapur dan bayinya di dalam kamar," ungkap saksi kejadian, Kristianto. 

Tim Identifikasi Inafis Satreskrim Polresta Cirebon langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memintai keterangan sejumlah saksi.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa menegaskan, penyidik masih mendalami penyebab kebakaran maut serta dugaan janggal di balik luka pada tubuh korban.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut