Ngeri, Warga Palu Tewas dengan 2 Tangan Putus usai Menagih Utang ke Pemilik Panti Asuhan

Jemmy Hendrik
Salah satu korban meninggal dengan pergelangan tangan putus di Palu. (Foto: iNews/Jemmy Hendrik)

PALU, iNews.id –  Kakak adik warga Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) kritis usai diserang tiga pemilik dan pengelola panti asuhan Nurotul Munawarah di Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu. Salah satu korban akhirnya meninggal dunia akibat dua pergelangan tangan terputus terkena sabetan parang. 

Korban meninggal berinisial AR (48), sementara kakaknya, SR masih mendapatkan perawatan intensif di RS Wirabuana Jalan Sisingamangaraja Palu akibat penganiayaan. 

Peristiwa ini bermula saat AR dan SR mendatangi pemilik Panti Asuhan Nurotul Munawarah, Selasa (20/4/2021) malam pukul 19.00 WITA. Kedatangan keduanya untuk menagih kekurangan pembayaran utang pembelian lahan sebesar Rp20 juta kepada pemilik panti, Daerudding. 

Pemilik panti yang merasa utangnya lunas, terlibat cekcok dengan AR. Korban pun menggebrak meja. 

Mendapati hal tersebut, adik Daerudding bernama Ardi (35) merasa tersinggung. Keduanya lantas menganiaya AR.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Gegara Tagih Utang Rp3 Juta, Perangkat Desa di Probolinggo Dibacok hingga Terluka Parah

2 bulan lalu

Pria di Lhokseumawe Diculik gegara Utang Bisnis Rp124 Juta, 2 Pelaku Ditangkap

3 bulan lalu

Kasus Utang Rp500.000 Jadi Rp70 Juta, Nenek Ngatini Dipanggil Penyidik Polres Jombang

4 bulan lalu

Gempa Hari Ini Guncang Sigi Sulteng, Cek Kekuatan Magnitudonya!

4 bulan lalu

Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: 1.652 Rumah Rusak, 3 Tewas dan 91 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal