JAMBI, iNews.id – Setelah menangkap 45 orang anggota Kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) termasuk pimpinannya, Polda Jambi kembali menangkap 18 orang yang terindikasi ikut menyerang Kantor PT Wira Karya Sakti (WKS). Mereka juga diduga ikut mengeroyok kepala desa di Kabupaten Batanghari serta anggota Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Selain menangkap pelaku yang merupakan pengikut Muslim Cs tersebut, petugas gabungan Polda Jambi juga mengamankan dua pucuk senjata api rakitan beserta amunisi, dan belasan senjata tajam.
Senjata itu mereka gunakan saat menyerang PT WKS dan anggota TNI dan Polri Tim Satgas Karhutla di Desa Bukit Bakar, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi pekan lalu. Selain itu, polisi mengamankan beberapa barang bukti milik pelaku yang diduga hasil penjarahan saat menyerang PT WKS.
Direktur Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Pol Eddi Faryadi mengungkapkan, 18 orang anggota kelompok SMB tersebut diketahui masih menyerang dan menghalangi saat tim gabungan akan menangkap 45 orang pelaku yang lebih dulu ditangkap. Saat itu, mereka berhasil kabur.
“Saat ini, kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap 18 orang ini. Kami juga masih menemukan senjata api rakitan dan senjata tajam. Jika nanti semua cukup unsur, kami akan lakukan penahahanan untuk tahap kedua,” kata Kombes Pol Eddi Faryadi di Mapolda Jambi, Sabtu (20/7/2019).