Kondisi wajah jenazah mengalami kerusakan sehingga petugas membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan identitasnya.
“Jenis kelamin jenazah tersebut laki-laki, tinggi kurang lebih 165 sentimeter dan diperkirakan berusia di atas 50 tahun. Kondisi wajah mengalami kerusakan. Untuk memastikan identitasnya, kami tetap menunggu hasil pemeriksaan DNA,” ucapnya.
Polda Banten meminta masyarakat dan rekan media menunggu hasil pemeriksaan resmi serta tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi.
“Kami mohon waktu untuk menunggu hasil pemeriksaan dan pencocokan DNA dari Polda Bengkulu. Setelah hasilnya keluar, tentunya akan kami sampaikan secara resmi kepada masyarakat dan rekan-rekan media,” ujarnya.
Hingga kini, operasi pencarian speedboat Arupadatu yang membawa lima jurnalis dan tiga awak kapal masih terus dilakukan. Tim gabungan terus menyisir sejumlah wilayah perairan untuk menemukan keberadaan para korban.