Viral TKA China Diduga Ilegal di Batam, Imigrasi Ungkap Hasil Sidak

iNews
Video dugaan Tenaga Kerja Asing (TKA) China ilegal di Batam viral di media sosial. (Foto: Istimewa).

BATAM, iNews.id - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan tidak menemukan pelanggaran keimigrasian dalam pemeriksaan terhadap tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja di salah satu proyek di kawasan Nongsa, Batam. Pemeriksaan dilakukan menyusul beredarnya video di media sosial yang menyebut puluhan TKA bekerja tanpa izin.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepri, Guntur Sahat Hamonangan mengatakan, tim telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) dengan memeriksa dokumen perjalanan, izin tinggal serta sekitar 80 paspor milik warga negara asing yang bekerja di lokasi proyek.

"Dari sisi keimigrasian tidak ditemukan pelanggaran. Seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara profesional dan objektif. Hasilnya, seluruh WNA menggunakan visa yang sesuai dengan tujuan dan aktivitas pekerjaan mereka," kata Guntur dikutip dari iNews Batam, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, para pekerja menggunakan visa tenaga ahli dan visa pemasangan mesin dengan masa berlaku antara 30 hingga 90 hari. Dokumen tersebut dapat ditingkatkan menjadi Izin Tinggal Terbatas (KITAS) apabila seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi.

Meski demikian, Imigrasi Kepri masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah keseluruhan tenaga kerja asing yang bekerja di perusahaan tersebut.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
4 bulan lalu

16 WNA Uzbekistan Terdampar di Alor, Diduga terkait Jaringan Penyelundupan Manusia

14 hari lalu

Blackout Kepri, Ratusan Polisi Dikerahkan Amankan Batam hingga Bintan

22 hari lalu

3 Bulan Krisis Air Bersih, Warga Sambau Batam Blokade Jalan Nongsa Digital Park

23 hari lalu

75 TKA Dibawa ke Polda Sulteng usai Bentrok dengan Warga di Morowali, Masih Berstatus Saksi

26 hari lalu

Polda Kepri Bongkar Impor Ilegal 3 Mesin Pesawat Senilai Rp30 Miliar, 4 Orang Tersangka 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal