4.295 Pekerja di Makassar Dirumahkan, Terancam Kena PHK

Sindonews
Ashari Prawira
Ribuan tenaga kerja terancam kena PHK. (Foto: Antara).

MAKASSAR, iNews.id - Sebanyak 4.295 orang pekerja di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dirumahkan selama masa pandemi virus corona. Mereka juga terancam kena pemutusan hubungan kerja atau PHK dari perusahaan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar, Irwan Bangsawan mengatakan, jumlah tersebut berasal dari 73 peruhaan yang bergerak di berbagai bidang. Potensi para pekerja tersebut terkena PHK tidak bisa dihindari.

"Kalau ada di-PHK, kami akan daftarkan, atau segera lapor ke Disnaker untuk kita buatkan laporan," kata Bambang di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (9/4/2020).

Saat ini Disnaker mengupayakan cara agar minimal para pekerja tetap diupah, atau setidaknya tetap bekerja nantinya. Bambang mengaku, sudah berkomunikasi dengan HRD ke-73 perusahaan tersebut.

Para pekerja tersebut itu, kata dia, dijamin UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Kalau harus terkena PHK, mereka semestinya mendapat insetif dari pihak perusahaan tempatnya bekerja.

"Sekarang yang kita takutkan kalau mereka tidak bekerja kan berarti mereka tidak digaji. Perusahaan tersebut tidak salah juga," katanya.

Pemerintah Kota Makassar kini sedang mengupayakan jaminan untuk mereka. Para pekerja ini bakal memperoleh tunjangan dampak dari Covid-19 oleh Dinas Sosial Makassar.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
7 jam lalu

Bentrok Mencekam di Makassar, 2 Kelompok Warga Saling Serang Batu, Busur, dan Petasan!

2 hari lalu

Kelangkaan BBM Picu Antrean Panjang hingga Ganggu Lalu Lintas di Makassar

3 hari lalu

Modus Pura-Pura Bantu Motor Mogok, 4 Begal di Makassar Rampas HP Pemotor!

3 hari lalu

Eksekusi Lahan 1.000 Meter di Makassar Ricuh, Petugas Dihujani Batu hingga Busur!

3 hari lalu

Pulang Pesta Miras, Suami di Makassar Aniaya Istri Pakai Kayu Balok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal