"Anggaran pembangunannya sampai Rp25 miliar, saya kira itu besar. Dulu disepakati gratis (parkiran), tapi kenapa dikelola orang lain," ujarnya.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, Haeruddin mengatakan, ada kelompok warga yang memanfaatkan lahan parkir gratis tersebut.
"Kami sudah berkoordinasi dengan polsek dan koramil untuk membantu pengamanan di sana. Karena adanya kelompok preman ini rentan terjadi aksi kriminal," ujarnya.