Dokter Andiany Tak Percaya Covid-19, MUI Enrekang Dorong Proses Hukum

Muhammad Arham Hamid
Dokter di Kabupaten Enrekang mengeluarkan pernyataan kontroversial tak percaya Covid-19. (Foto: ist)

ENREKANG, iNews.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Enrekang dan sejumlah tokoh mendorong pihak kepolisian untuk memproses hukum terhadap dokter Andiany yang menyatakan tidak percaya adanya Covid-19. 

Pernyataan kontroversial dokter tersebut yang viral di media sosial telah membuat gaduh masyarakat. 

Ketua MUI Kabupaten Enrekang, KH Amir Mustafa mengatakan, pandangan dr Andiany salah dan tidak sesuai dengan keilmuan dan kondisi terkini berdasarkan ilmu kedokteran secara umum saat ini di dunia dan Indonesia.

"Pendapat dr Andiany telah mencederai profesi kedokteran dan berpotensi menyesatkan masyarakat, apa lagi saat ini protokol kesehatan dan vaksinasi merupakan upaya bersama dalam menghadapi situasi Pandemi Covid-19 yang dialami seluruh dunia saat ini," katanya, Minggu (5/9/2021).

Dia menegaskan, MUI mendukung proses hukum sesuai dengan norma dan aturan hukum terhadap dr Andiany.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Ibu asal Probolinggo Nekat Bawa 2 Balita Ngemis dan Tidur di SPBU Sidoarjo

57 tahun lalu

Wali Kota Eri Cahyadi Marah Temukan Pungli Stan SWK, Lurah Tambak Wedi Dicopot

57 tahun lalu

Pecatan Polisi Ditangkap usai Pungli Sopir Truk Pakai Seragam Dinas di Lubuklinggau

57 tahun lalu

Viral 2 Pria Digerebek Warga di Comal Pemalang, Diduga Pasangan Sesama Jenis

57 tahun lalu

Viral Video Massa Seribu Gong Adang Ustaz Abdul Somad, Kapolres Kubar:Hoaks!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal