Dukung Fatwa MUI Sulsel soal Mengemis, Risma Cerita Pernah Kejar Pengemis Kaki Buntung

Widya Michella
Menteri Sosial Tri Rismaharini di Banjarbaru, Kalsel beberapa waktu lalu. (Foto: iNews/Deny M Yunus)

"Yang pertama kehormatan kita di mana gitu. Kadang malah kita pernah lihat mereka punya mobil, rumahnya bagus tapi kemudian tidak mau susah payah," ucapnya. 

Kendati demikian, memang tidak menutup kemungkinan masih banyak masyarakat miskin di Indonesia yang benar-benar tidak sanggup menghidupi kebutuhannya. Sehingga dalam penerapannya, negara menjamin fakir miskin dan anak terlantar dalam Pasal 34 ayat (1) UUD 1945.

"Ya kita harus bantu jadi penerima bantuan itu memang mereka yang tidak mampu sesuai dengan amanat UUD 1945. Seperti dalam agama kewajiban kita, fakir miskin, anak yatim," ujarnya.

Namun jika mereka mampu bekerja, maka diharuskan untuk bekerja. Pada kesempatan itu, Mensos juga melakukan graduasi beberapa penerima PKH. Mereka telah mempunyai penghasilan sendiri atas kerja kerasnya masing-masing.

"Makanya ini saya senang mereka ada graduasi kemudian berusaha. Yang paling penting mereka tidak hanya sekadar menerima Rp200.000 atau Rp300.000. Tapi mereka bisa lebih dari itu kalau usahanya berhasil," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mobil Terbakar usai Isi BBM di SPBU Pangkep, Polisi Temukan Jeriken Berisi Bensin

57 tahun lalu

ODGJ Lempari Pengendara dan Rusak Toko di Pangkep, Berujung Ditangkap Warga

57 tahun lalu

Kebakaran Rumah di Maros, Balita 4 Tahun Tewas Terjebak Kobaran Api

57 tahun lalu

Mensos Kirim Tim ke Lokasi Gempa Palu, Data dan Salurkan Bantuan Logistik

57 tahun lalu

Heboh 326 Kepala SMA-SMK di Sulsel Mundur Massal usai Temuan BPK, Ini Respons Kadisdik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal