JAKARTA, iNews.id - Fungsi hadits terhadap Al-Qur’an patut dipahami oleh seluruh umat Islam. Pasalnya, keduanya kerap menjadi rujukan atau sumber hukum Islam terhadap segala permasalahan.
Beberapa hal dijelaskan di salah satu antara Al-Qur’an atau hadits. Namun, tak jarang Al-Qur’an dan hadits sama-sama pernah menjelaskan mengenai suatu permasalahan tertentu.
Hadits sendiri merupakan perkataan, perbuatan, hal ihwal (kejadian, peristiwa, masalah), dan ketetapan dari Nabi Muhahmmad SAW. Sementara itu, Al-Qur’an berisi firman Allah SWT.
Allah Ta’ala berfirman:
الْبَيِّنٰتِ وَالزُّبُرِۗ وَاَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ اِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُوْنَ
Artinya: (mereka Kami utus) dengan membawa keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan Ad-Dzikr (Al-Qur'an) kepadamu, agar engkau menerangkan kepada manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan agar mereka memikirkan. (QS. An-Nahl:44).