Gubernur Nurdin Abdullah Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 di Sulsel Tinggi

Muhammad Arham Hamid
Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah memantau pelaksanaan rapid test. (Foto: Istimewa).

MAKASSAR, iNews.id - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, mengungkap penyebab mengapa kasus Covid-19 di daerah tersebut masih tinggi. Di antaranya karena masifnya penelusuran kontak pasien positif dan ketersediaan alat uji sampel di rumah sakit.

Nurdin mengakui, kasus Covid-19 di Sulsel memang tinggi. Namun angka kesembuhan di Sulsel setiap harinya juga bertambah signifikan. Hal inilah yang perlu menjadi perhatian.

"Saya ingin katakan, jangan kita lihat kasus per hari, tapi kita lihat tingkat kesembuhannya," kata Nurdin di Kota Makassar, Sulsel, Senin (6/7/2020).

Menurut dia, pasien sembuh terus meningkat karena setiap harinya memang ada warga terpapar Covid-19 yang diperiksa ulang setelah menjalani karantina. Mereka diberikan makanan bergizi dan vitamin yang baik.

Lalu terkait penularan Covid-19 yang terus meningkat, kata dia, karena gugus tugas di tingkat provinsi dan kabupaten/kota gencar melakukan tracing contact atau penelusuran warga diduga terpapar virus corona.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
9 jam lalu

Konvoi Motor Geber Knalpot Berujung Bentrokan dengan Warga di Makassar, 2 Kendaraan Dibakar

1 hari lalu

Patroli Malam di Makassar, Polisi Tangkap 2 Pemuda Bawa Badik dan Busur Panah

2 hari lalu

Perindo Makassar Perkuat Kader Lewat Pendidikan Politik untuk Pemilu 2029

2 hari lalu

Tawuran Pemuda dan Geng Motor di Makassar Gunakan Busur Panah dan Parang, 8 Orang Ditangkap

7 hari lalu

BULOG Dukung GPM Nasional di 38 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota, Perluas Akses Pangan Terjangkau bagi Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal