"Itu karena tracing. Kedua, kapasitas laboratorium kita. Jadi sekarang ini kita itu ada tujuh laboratorium dengan kapasitas spesimen itu sampai 2.000 perhari," ujar dia.
Pemerintah Provinsi Sulsel juga memfasilitasi rapid test gratis kepada warga pelaku perjalanan. Mereka akan mendapat surat keterangan bebas Covid-19 sebagai dokumen perizinan.
Pemeriksaan berlangsung di dua lokasi. Yakni Aula Balai Kartini Jalan Masjid Raya dan Aula Dinas Kesehatan Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan. Tidak ada pungutan biaya untuk warga yang ingin rapid test.
"Ini kita gratiskan bagi yang mau berangkat, karena surat keterangan itu sudah mulai kita gunakan," ujarnya.