Atas permintaan maaf Jumras itu, Prof HM Nurdin Abdullah mengatakan, dirinya hanya melindungi rakyat. Dia pun mengaku tidak ada rasa dendam terhadap mantan birokrat itu
"Tidak usah minta maaf. Allah saja pemaaf," ujar dia.
Sebelumnya Nurdin Abdullah bertemu dengan Jumras di rumah jabatannya. Saat itu, tersangka pencemaran nama baik itu spontan memeluk dan mencium tangan Gubernur Nurdin Abdullah.