“Jenazah sudah diperiksa secara visual, sidik jari dan lainnya. Jadi tim identifikasi insya Allah bisa memaksimalkan kegiatan untuk mengidentifikasi jenazah ini,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Lamanya proses identifikasi bergantung pada kondisi jenazah serta kelengkapan data pembanding dari keluarga. Tim DVI akan mencocokkan seluruh hasil pemeriksaan agar identitas korban dapat dipastikan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Sebelumnya, Tim DVI Polda Sulsel telah mengidentifikasi dua korban lain, yakni Hasriati (44) dan Bau Intang (52). Identifikasi dilakukan menggunakan data gigi, data medis, sidik jari dan properti yang ditemukan bersama jenazah.
Berdasarkan pembaruan terakhir, KM Nurul Salsa membawa 76 orang. Sebanyak 58 orang ditemukan selamat, empat meninggal dunia, sedangkan 14 orang lainnya masih dalam pencarian.
Setelah identitas korban dipastikan, jenazah akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap penumpang lain yang belum ditemukan.