Berdasarkan keterangan awal, api diduga berasal dari salah satu rumah warga di lantai dua yang sebelumnya mengalami korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan dan koordinasi dengan pihak kepolisian terus dilakukan.
Lurah Mangasa, M. Nurdiansyah, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak kebakaran. "Rumah yang terbakar rata-rata bangunannya semi permanen. Ada salah satu rumah yang paling parah kayaknya sumber apinya dari situ," ujar Nurdiansyah di lokasi.
Sementara itu, Komandan Regu (Danton) 3 Damkarmat Makassar, Andi Haris, menjelaskan bahwa petugas menghadapi tantangan dalam proses pemadaman akibat akses jalan yang terbatas serta cepatnya penyebaran api karena angin kencang.
"Laporan awal itu apinya sudah membesar. Kendalanya di perjalanan macet," ujar Andi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran yang menghanguskan 10 rumah itu menyebabkan kerugian material yang diperkirakan cukup besar.