Nekat Gelar Salat Tarawih, Pengurus Masjid di Makassar Terancam Penjara Satu Tahun

Leo Muhammad Nur
Antara
Pelaksanaan Salat Tarawih berjamaah di masjid. (Foto: Dok iNews).

MAKASSAR, iNews.id - Pengurus masjid di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terancam pidana bila tetap memaksakan Salat Tarawih berjemaah di tengah wabah virus corona. Selain itu daerah tersebut sedang menjalankan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Sanksi pidana, penjara maksimal satu tahun, serta denda seratus juta rupiah," kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono saat dikonfirmasi, Selasa (28/4/2020).

Menurut dia, aturan penerapan PSBB berpedoman pada peraturan wali kota atau perwali. Terdapat pasal yang mengatur agar pengurus rumah ibadah meniadakan dulu kegiatan keagamaan.

"Terkait pelaksanaan salat tarawih, karena ini bulan Ramadan, kita tetap tegas memberikan surat teguran kepada pengurus masjid yang masih menggelar ibadah berjamaah," ujar dia.

Kemudian di dalam surat teguran itu dicantumkan jenis sanksinya, bila pengurus masjid tetap bersikeras menggelar Salat Tarawih. Bila teguran tidak juga membuahkan hasil, tahapan selanjutnya yakni pembinaan, setelah itu baru proses hukum.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
2 hari lalu

Balap Liar di Jalan Pettarani Makassar Dibubarkan, 4 Motor Ditinggalkan Diangkut Polisi

3 hari lalu

Wanita di Makassar Dibusur 2 Pria Mabuk, Anak Panah Tertancap di Lengan

5 hari lalu

Tawuran Makassar Pecah Lagi, Tokoh Masyarakat Tewas saat Lerai Bentrokan

6 hari lalu

Geber Gas Motor Picu Tawuran di Makassar, Pemuda Tewas Ditebas Parang

6 hari lalu

Terekam CCTV, Ayah dan 2 Anak Keroyok Remaja 14 Tahun di Makassar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal