Olah TKP Diklat Maut di Luwu Timur, Peserta Diduga Kelelahan Naik Turun Gunung

Nasruddin Rubak
Polisi melakukan olah TKP diksar maut di Luwu Timur. (Foto: iNews/Nasruddin).

LUWU TIMUR, iNews.id - Polisi melakukan olah TKP kasus diklat maut di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel). Petugas mendapati fakta bahwa para peserta diduga kelelahan karena harus naik turun gunung.

Kasus diklat maut ini menewaskan seorang pelajar SMKN 2 Malili, Rifaldi (18). Selain itu seorang remaja lainnya dalam kondisi kritis dengan lebam di sekujur tubuh dan kaki mengalami luka bakar.

Tim gabungan dari Polres Luwu Timur dan Luwu Utara mendatangi TKP diklat yang berada di perbatasan daerah. Kegiatan tersebut ternyata sangat melelahkan, karena lokasinya mesti naik turun gunung dan menyeberangi sungai.

Korban atas nama Rifaldi mengalami kelelahan bahkan sampai terjatuh. Selain itu korban juga sempat mengalami penganiayaan hingga dinyatakan tewas oleh petugas medis di Puskesmas Tana Lili pada Sabtu (13/3/2021).

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Syamsul Rijal mengatakan, ada 14 peserta yang ikut dalam kegiatan diksar ini. Polisi sudah memeriksa saksi mulai dari panitia hingga para peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut.

"Dari hasil keterangan yang kami dapat, memang ada pelatihan dasar, termasuk kekerasan pisik," kata AKP Syamsul Rijal di Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, Rabu (16/3/2021).

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
15 hari lalu

Bandung Geger, Jasad Perempuan Ditemukan Terbungkus Kardus di Pinggir Jalan

1 bulan lalu

Tragedi Tambang Ilegal di Pohuwato, Olah TKP Terkendala Longsor Susulan

1 bulan lalu

Hasil Olah TKP Penembakan di Lembah Baliem, Polisi Temukan 8 Selongsong Peluru

2 bulan lalu

Olah TKP Bentrokan di Bangkalan, Polisi Temukan Sejumlah Selongsong Peluru dan Sajam

2 bulan lalu

Olah TKP Kecelakaan Maut di Indramayu Tewaskan 12 Orang, Mobil Pikap Ditabrak 2 Truk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal