4 Fakta Kasus Diksar Maut, 2 Nyawa Hilang Diduga karena Penganiayaan

Nasruddin Rubak
Bulan Sri Indra Maya
Pemakaman mahasiswa meninggal usai diksar di Bone. (Foto: iNews/Bulan Sri Indra Maya).

MAKASSAR, iNews.id - Dua orang meninggal dunia usai mengikuti kegiatan Diksar Pencinta Alam. Korban tewas diduga karena penganiayaan selama masa pelatihan tersebut.

Korban tewas atas nama Rifaldi (18) siswa SMKN 2 Luwu Timur dan Irsan (19) mahasiswa IAIN Bone. Keduanya peserta diksar yang berlangsung di daerahnya masing-masing.

Berikut 5 Fakta yang dihimpun iNews.id dalam kasus diksar maut ini:

Saksi kasus penganiayaan Diksar Pencinta Alam. (Foto: iNews/Nasruddin).

1. Penganiayaan Tiada Henti

Dugaan kasus penganiayaan terjadi saat diksar di Kabupaten Luwu Timur diungkapkan saksi sekaligus mantan peserta kegiatan tersebut, Aditya.

Selama proses pelatihan tersebut, para peserta mengalami kekerasan fisik. Mulai dari ditempeleng, ditendang dadanya hingga dibakar kaki karena tak bisa berdiri.

Foto Muhammad Fahmi Fuad, mahasiswa UMI Makassar yang tewas saat Diksar KSR PMI. (Foto: iNews/Saharuddin).

2. Pulang dengan Luka Lebam

Korban Irsan diketahui mengikuti diksar selama delapan hari sampai Jumat (12/3/2021). Saat pulang ke rumah, kakak korban Irmawati mendapati adiknya dengan luka lebam di sekujur tubuh. Kondisi korban pun drop hingga akhirnya meninggal dunia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
1 hari lalu

Penyekapan dan Penganiayaan Maut di Sumedang Dipicu Persoalan STNK dan Uang Rental Mobil

2 hari lalu

Penyekapan dan Penganiayaan Berujung Maut di Sumedang, 8 Orang Ditangkap

2 hari lalu

Terungkap setelah 2 Tahun, Ini Motif Sopir Travel Diduga Bunuh Mita dan Buang Jasad ke Jurang

3 hari lalu

Kapolda Jabar Berduka, Aiptu Asep Suhara Gugur dalam Tabrak Lari di Bandung

3 hari lalu

Tak Pulang Kerja hingga Petang, Operator Traktor di Kendal Ditemukan Tewas di Kebun Tebu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal