Pemberontakan Kahar Muzakkar di Sulawesi Selatan, Sang Mantan Pengawal Bung Karno

Donald Karouw
Kahar Muzakkar, pemimpin pemberontak DI/TII di Sulawesi Selatan. (Foto : YouTube)

Awalnya, Kahar Muzakkar meminta agar seluruh personel KGSS menjadi bagian dari APRIS. Namun, hal ini ditolak dengan alasan pemerintah hanya menerima anggota APRIS yang memenuhi persyaratan saja.

Merespon hal tersebut, Kahar Muzakkar pun melakukan pemberontakan dua tahap. Pada tahun 1950 hingga 1952 merupakan tahap pemberontakan pertama. Kemudian tahun 1953 hingga 1965 merupakan pemberontakan kedua. 

Dengan demikian, pemberontakan DI/TII yang dipimpin Kahar Muzakkar dilatarbelakangi oleh banyaknya anggota KGSS yang tidak diterima menjadi APRIS.

Kahar awalnya mengirim surat pada pemerintah agar segenap barisan KGSS dimasukkan ke dalam APRIS dengan mengambil nama 'Brigade Hasanuddin' sebagai respons pemerintah yang ingin membubarkan KGSS pasca-revolusi kemerdekaan selesai.

Namum tuntutan itu ditolak mentah-mentah Presiden Soekarno. Alasannya, mayoritas anggota KGSS tak memenuhi syarat sebagai tentara yang profesional. Hanya segelintir yang lolos dalam saringan perekrutan APRIS.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
11 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

11 hari lalu

Wanita di Gowa Ditangkap terkait Dugaan Penipuan Skincare, Korban Rugi Rp400 Juta

25 hari lalu

Viral Bendungan Kampili Gowa Jadi Wisata Dadakan, Air Surut selama Kemarau

1 bulan lalu

Terungkap! 11 Korban Tewas Kebakaran Pasar di Paniai Warga Perantauan asal Sulsel

1 bulan lalu

Makam Nenek 81 Tahun di Takalar Dibongkar Polisi, Keluarga Curiga Kematian Tak Wajar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal