Penelantaran Jenazah Covid-19 di Palopo Diduga karena Masalah Anggaran

Nasruddin Rubak
Ilustrasi pemakaman jenazah Covid-19 (Antara)

Sementara tim satgas yang bertugas mengantar hingga memakamkan jenazah dengan APD lengkap diakui tidak diberi honir dari dana Covid-19.

"Iya, sementara tidak ada," katanya.

Pria yang menjabat sebagai Kadinkes sekaligus Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Palopo ini melanjutkan, hal serupa juga terjadi pada petugas penggali kubur.

Meski mereka harus menahan terik dengan bermandikan keringat justru menjadi anak tiri mereka hanya mengandalkan gaji dari instansi tanpa honor tambahan.

"Untuk dinas pemakaman belum ada hanya honor dari instansinya," kata Taupiq.

Saat disinggung terkait anggaran, menurut Taupiq, anggaran untuk penanganan Covid-19 di 2020 hanya berkisar Rp7 miliar.

"Keliru itu kalau anggaran Covid-19 Pemkot Rp17 miliar, anggarannya tahun 2020 sekitar Rp7 miliar," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
18 hari lalu

Jenazah Fahri Pendaki 16 Tahun Jatuh di Kawah Gunung Slamet Berhasil Dievakuasi

2 bulan lalu

Viral Keluarga Mengamuk usai Pasien Meninggal, RSUD Rantauprapat Bantah Telantarkan

2 bulan lalu

ASN Bangkalan yang Tewas di Parkiran Bandara Juanda Dimakamkan, Keluarga Bantah Hamil

3 bulan lalu

Warga Labura Diduga Tewas Dianiaya, Keluarga Bawa Jenazah ke Polsek Minta Keadilan

3 bulan lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal