Perusuh Hanya Oknum, Begini Prosedur FPI Bila Turun Temui Massa Penolak Habib Rizieq

Herman Amiruddin
Anggota FPI ikut apel pengamanan natal dan tahun baru. (Foto: Dok iNews).

MAKASSAR, iNews.id - DPW Front Pembela Islam (FPI) memastikan oknum perusuh dalam aksi penolakan kedatangan Habib Rizieq Sihab di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), bukan anggota organisasinya. Mereka punya prosedur bila harus turun menemui kelompok demonstran.

Plt Ketua DPW FPI Makassar, Ustaz Firdaus mengatakan, bila organisasinya turun tangan, mereka pasti menggunakan seragam resmi. Selain itu akan ada musyawarah terlebih dahulu.

"Karena kalau dari FPI pasti sudah ada musyawarah untuk itu," kata Ustaz Firdaus, Rabu (2/12/2020).

Sebelumnya terjadi kericuhan dalam aksi penolakan kedatangan Habib Rizieq. Sejumlah orang tak dikenal melemparkan anak panah ke arah demonstran agar membubarkan diri.

Ustaz Firdaus sendiri mengaku baru mengetahui telah terjadi bentrokan antarmassa dalam aksi penolakan kedatangan Habib Rizieq di Kota Makassar.

"Saya juga baru tau dari berita di sosmed bahwa ada dua massa yang bentrok di depan Monumen Mandala. Mereka ini massa yang pro dan kontra dengan Habib Rizieq," ujarnya.

Dalam video nampak sekelompok orang diduga massa FPI Makassar mengejar para demonstran. Salah satu pria bahkan terlihat membentangkan busur ke arah massa yang sudah berusaha menyelamatkan diri.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
3 hari lalu

Makassar jadi Kota Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 35,5 Derajat Celsius

3 hari lalu

16 Adegan Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Makassar, Korban Diserang Gunakan Badik

5 hari lalu

Kecelakaan Maut di Maros, Minibus Tabrak Truk dan Kios hingga Sopir Tewas Terjepit

7 hari lalu

Kebakaran Hebat di Makassar, 5 Rumah Ludes Dilahap Api gegara Korsleting Listrik

7 hari lalu

Tragis! Pemulung di Makassar Tewas Ditikam Teman saat Pesta Miras gegara Uang Rokok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal