Orang Minahasa menyebutnya Pontuang. Di wilayah pedalaman Minahasa, pontuang digunakan oleh kelompok mapalus, yang dibunyikan pada pagi hari, sebagai tanda saatnya berangkat ke ladang.
Sorenya, untuk menyatakan saat berakhirnya waktu bekerja pada hari itu. Bunyi yang dihasilkan ini menarik perhatian mereka sehingga dengan kemampuan atau bakat seni yang dimiliki dirancang dan dibuat menjadi alat musik.
Itulah 9 kesenian daerah Sulawesi Utara yang masih bisa ditemui di acara-acara resmi.