Cerita dari masyarakat sekitar, Syekh Sabang juga menjadi pemimpin masyarakat di Pulau Pandan. Selain terdapat makam Syekh Sabang, di kawasan tersebut juga terdapat makam dan situs peninggalan Belanda.
Salah satunya terdapat gua yang dulunya menjadi tempat persembunyian dari tentara kolonial saat ini lokasinya sudah tertutup.
Dahulu pulau tersebut dipenuhi tumbuhan pandan sehingga dinamakan dengan Pulau Pandan.
Tempat bersejarah di Kendari ini adalah merupakan tempat penampungan air bersih atau water reservoir peninggalan dari zaman Belanda. Berlokasi di Kelurahan Jati Mekar, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Bangun ini dibuat dengan material berupa beton dengan luas kurang lebih 30 meter. Pada pintu masuk terdapat tulisan Water Reser Voir Anno-1928.