Begini Cara Mengenang Leluhur dan Percantik Diri Perempuan Suku Miao

Bima Setiyadi
Perempuan Suku Miao di China memiliki tradisi memakai hiasan rambut seperti tanduk. (Foto: Reuters)

Proses menyulam inilah yang melahirkan wig berbentuk tanduk sapi. Hingga akhirnya menjadi salah satu tradisi unik dunia.

Setiap wig diturunkan dari ibu ke anaknya, yang juga diwariskan dari garis nenek moyang perempuan sejak ratusan tahun lalu. Karena wig tersebut merupakan kumpulan rambut yang tidak hanya dari rambut ibunya, tetapi juga rambut nenek dan generasi sebelumnya lagi.

Wig ini dipakai oleh para gadis muda dalam acara tertentu. Di antaranya pernikahan, acara adat atau festival. 

Wig tersebut dipakai sebagai bentuk penghormatan terhadap para leluhur. Bentuk yang menyerupai tanduk sapi menandakan bahwa Suku Miao menghormati sapi sebagai hewan sakral.

Berdasarkan kepercayaan Suku Miao, zaman dahulu tradisi itu dilakukan untuk menakut-nakuti binatang buas saat mereka bertani di daerah pegunungan. Hiasan kepala berbentuk tanduk itu diperkirakan memiliki berat hingga 4 kilogram.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
22 hari lalu

Pengunjung Rumah Hantu di Tulungagung Tewas di Pintu Keluar, Tiba-Tiba Terjatuh

1 bulan lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

1 bulan lalu

15 WNA China dan Vietnam Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Jual Beli Data Perbankan

1 bulan lalu

Viral Video Perempuan Dihajar di Pinggir Jalan Tuban, Polisi Turun Tangan

2 bulan lalu

Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal