Begini Cara Mengenang Leluhur dan Percantik Diri Perempuan Suku Miao

Bima Setiyadi
Perempuan Suku Miao di China memiliki tradisi memakai hiasan rambut seperti tanduk. (Foto: Reuters)

Namun saat ini sebagian besar diganti dengan benang wol. Selain itu wig ini hanya menyimpan seikat rambut nenek moyang untuk mengenangnya.

Selain wanita, para pria Suku Miao juga turut mengenakannya sebagai hiasan kepala. Namun, lambat laun laki-laki di suku ini meninggalkannya lantaran sulit bergerak. Sementara para perempuan tetap mempertahankannya.

Meskipun masyarakat Miao kini tidak lebih dari 5.000 orang, tetapi tradisi ini tetap dilakukan. Mereka kerap mengenakan hiasan kepala pada saat Festival Tari Bunga dan perayaan Tahun Baru Imlek.

Bagi orang pada umumnya sejarah ditulis dalam buku. Namun bagi perempuan Miao, sejarah berada di atas kepala mereka.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
22 hari lalu

Pengunjung Rumah Hantu di Tulungagung Tewas di Pintu Keluar, Tiba-Tiba Terjatuh

1 bulan lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

1 bulan lalu

15 WNA China dan Vietnam Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Jual Beli Data Perbankan

1 bulan lalu

Viral Video Perempuan Dihajar di Pinggir Jalan Tuban, Polisi Turun Tangan

2 bulan lalu

Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal