BI Perkirakan Ekonomi Sulut di 2023 Tetap Kuat 

Antara
Kepala Perwakilan BI Sulut Andry Prasmuko. (Foto: Antara)

Sedangkan ekspor terkontraksi 9,26 persen (yoy) yang disebabkan penurunan ekspor luar negeri sebesar 23,30 persen (yoy) terutama ekspor lemak dan minyak hewan nabati dan penurunan kinerja Impor yang terkontraksi 8,07 persen (yoy).

Selanjutnya, turunnya realisasi belanja modal juga menyebabkan terjadinya kontraksi pada konsumsi pemerintah sebesar 0,03 persen (yoy).

Pertumbuhan ekonomi yang tetap kuat juga tercermin dari kinerja lapangan usaha pertanian, perdagangan, dan konstruksi, di tengah perlambatan industri pengolahan dan transportasi.

Pertanian, perikanan, dan kehutanan tumbuh 6,35 persen (yoy), ditopang oleh kenaikan volume ekspor perikanan dan kenaikan produksi padi.

Perdagangan besar dan eceran tumbuh 10,77 persen (yoy), ditopang oleh peningkatan permintaan masyarakat pada periode hari besar keagamaan nasional Natal dan tahun baru.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Massa BEM SI Segel Kantor BI Jateng

57 tahun lalu

Kredit Perumahan Tersendat, Perindo Bali Desak Evaluasi Kebijakan Perbankan

57 tahun lalu

PSBM XXVI Jadi Ruang Konsolidasi, Waketum Perindo Dorong Kolaborasi Ekonomi Kerakyatan

57 tahun lalu

Geger! Warga Cirebon Ditangkap usai Produksi Uang Palsu Rp12 Miliar di Rumah

57 tahun lalu

Pesan Angela Tanoesoedibjo ke Kader Perindo Sulsel: Turun ke Masyarakat Bangun Ekonomi Bernilai Tambah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal