BI Sebut Ekonomi Sulut Cenderung Tertahan Kontraksi Konsumsi Pemerintah

Antara
Kepala BI Sulut Arbonas Hutabarat, di Manado, Senin (8/8/2022).: (Foto: Antara)

Peningkatan risiko inflasi dan penurunan global economic growth sebagai dampak ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina berpotensi menahan percepatan pemulihan kinerja perekonomian Sulut ke depan, di tengah pengendalian kasus Covid-19 dan progress vaksinasi yang semakin baik. 

Oleh karena itu, percepatan pelaksanaan vaksinasi booster masih menjadi kunci untuk mendorong normalisasi aktivitas ekonomi dan menjaga permintaan dalam mempercepat pemulihan perekonomian daerah.

Konsumsi pemerintah yang masih berperan penting dalam perekonomian daerah diharapkan dapat dipercepat realisasinya terutama dari sisi belanja modal. 

Hal ini, katanya, penting mengingat efek multiplier konsumsi pemerintah pada perekonomian. 

Selain itu, percepatan adaptasi pada ekonomi digital perlu ditingkatkan untuk tetap menjaga momentum pemulihan perekonomian meski masih dibayangi risiko pandemi. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
2 jam lalu

Tamsyi Tour Perluas Ekosistem Umrah, Gandeng UMKM Jawa Barat hingga Luncurkan Taman Umroh

2 hari lalu

Wujudkan Politik Berdampak, Partai Perindo Sulteng Masifkan Program Pro-Ekonomi hingga Akar Rumput

8 hari lalu

Konsolidasi Menuju 2029: Perindo Sumbar Panaskan Mesin Partai, Rangkul Pemuda Bangun Daerah

11 hari lalu

BPJPH: Sertifikasi Halal Bukan Sekadar Agama, tapi Pendorong Ekonomi Daerah dan PAD

11 hari lalu

Bukan Sekadar Label, Sertifikasi Halal UMKM Bisa Dongkrak Ekonomi Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal