BNPB: 8 Kecamatan Terdampak Banjir di Manado, 2 Orang Meninggal, 2.000 Mengungsi

Binti Mufarida
Hujan masih mengguyur beberapa wilayah Sulut. Ancaman banjir masih menghantui warga Manado. (Foto: Istimewa).

Selain itu, saat banjir terjadi tinggi muka air terpantau mencapai 50 hingga 400 cm. Banjir dipicu intensitas hujan tinggi hingga daerah aliran Sungai Sawangan dan Tondano meluap, namun kini telah surut. Jaringan listrik dan telepon selular operator tertentu telah kembali normal.

Dilihat dari analisis InaRISK, Kota Manado termasuk wilayah administrasi yang berpotensi banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 10 kecamatan berada pada potensi bahaya. Ada delapan kecamatan yang terdampak banjir pada Januari 2021 ini dengan luas bahaya banjir teridentifikasi mencapai 2.040 hektare.

Dalam kurun waktu 10 tahun, Manado sering dilanda banjir yang meluas. Seperti pada tahun 2014 hingga 2020. Periode tersebut, banjir 2014 menjadi yang paling buruk.

Saat itu, hujan deras memicu debit air empat sungai besar meluap. Peristiwa pada 15 Januari 2014 menewaskan 25 warga dan 1 lainnya hilang. Sementara kerugian material 829 rumah mengalami kerusakan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Dahsyatnya Banjir Bandang Solok, 100 Rumah Terdampak hingga Jembatan Putus

2 hari lalu

Banjir Bandang di Solok, 1 Warga Ditemukan Tewas 1 dalam Pencarian

2 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Solok, 2 Warga Hilang 4 Luka-Luka

12 hari lalu

Cekcok saat Pesta Miras, Pemuda di Manado Tewas Ditikam Teman

30 hari lalu

NTT Diguncang 7.029 Gempa Susulan, BNPB Minta Warga Waspada hingga September

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal