"Untuk tahun 2021, pada tahap awal kami mendapatkan non peralatan atau bantuan logistik. Sementara untuk kabupaten mendapatkan bantuan peralatan seperti tangki air dan tenda bencana," katanya.
Menurutnya, alokasi bantuan dari pemerintah pusat untuk daerah, sangat membantu dalam penanganan bencana.
Terlebih lagi Gorontalo merupakan wilayah yang rawan bencana, seperti banjir, longsor, dan gempa.
Ia berharap alokasi bantuan dari pusat selanjutnya, dapat mencakup peralatan penanganan Covid-19.
Ia menilai alat test PCR yang ada di BPOM Gorontalo, belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pengujian sampel.
"Selain butuh peremajaan, alat serupa perlu didistribusi juga ke kabupaten dan kota,"ucapnya.