Dodol Wajik Sangihe, Kuliner Tradisional Dibuat dengan Cara Turun-temurun

iNews
Dodol wajik menjadi salah satu kuliner tradisional khas Kepulauan Sangihe yang masih digemari masyarakat Sulawesi Utara dan daerah lainnya. (Foto: iNews).

Bahan utama dodol wajik terdiri atas beras ketan yang dicampur dengan beras biasa. Kedua jenis beras tersebut terlebih dahulu dimasak hingga matang.

Setelah itu, gula merah dimasak di dalam kuali hingga mengental. Kenari kemudian ditambahkan ke dalam adonan, disusul beras ketan dan beras biasa yang telah matang serta minyak goreng secukupnya.

Adonan harus terus diaduk selama sekitar 30 menit hingga satu jam. Proses ini dilakukan sampai dodol memiliki tekstur padat dan mulai mengeluarkan minyak.

Setelah matang, dodol didinginkan sebelum dikemas. Dodol kemudian dibungkus menggunakan daun woka, dimasukkan ke dalam plastik, lalu digantung untuk meniriskan minyak hingga kering.

Pembuatan dodol wajik tidak dapat dilakukan secara terburu-buru. Pengadukan harus dilakukan terus-menerus agar adonan matang merata dan menghasilkan tekstur dodol yang padat.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur

16 hari lalu

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Berpusat di Kedalaman 10 Kilometer

2 bulan lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Berpusat di Kedalaman 10 Km

2 bulan lalu

Update Gempa Terkini M 6,8 Guncang Tahuna Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

2 bulan lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal