Dodol Wajik Sangihe, Kuliner Tradisional Dibuat dengan Cara Turun-temurun

iNews
Dodol wajik menjadi salah satu kuliner tradisional khas Kepulauan Sangihe yang masih digemari masyarakat Sulawesi Utara dan daerah lainnya. (Foto: iNews).

Anti mengatakan, proses pembuatan secara tradisional tersebut masih dipertahankan meski membutuhkan waktu dan tenaga. Cara itu juga menjadi bagian dari upaya menjaga cita rasa dan tradisi kuliner dari daerah asalnya.

Untuk membuat dodol wajik dengan bahan dua kilogram beras ketan dan 200 gram beras biasa, modal yang dibutuhkan mencapai ratusan ribu rupiah. 

Meski prosesnya cukup panjang, dodol wajik tetap diproduksi untuk memenuhi permintaan masyarakat dan menjaga keberadaan kuliner tradisional khas Nusa Utara.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur

16 hari lalu

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Berpusat di Kedalaman 10 Kilometer

2 bulan lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Berpusat di Kedalaman 10 Km

2 bulan lalu

Update Gempa Terkini M 6,8 Guncang Tahuna Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

2 bulan lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal