Forkopimda Cari Solusi Atasi Banjir Tahunan di Gorontalo Utara

Antara
Banjir merendam sejumlah desa di Kecamatan Tomilito dan Kwandang, diantaranya Desa Milango, Bubode dan Leyao di Kecamatan Tomilito. (Foto: Antara/dok. Kepala Desa Milango)

Dia berharap, pemerintah daerah segera menemukan solusi permanen untuk mengatasi banjir.

Senada dengan itu, Kapolres Gorontalo Utara, AKBP Dicky Irawan Kesuma mengatakan, kegiatan normalisasi sungai bukan solusi permanen mengatasi banjir.

Perlu dilakukan naturalisasi untuk mengembalikan alam dan fungsi lahan menjadi hutan dengan menanam kembali tanaman keras (tahunan).

"Kalau seluruh lahan ditanami jagung, tentu sedimentasi menjadi persoalan yang mau tidak mau harus dihadapi," ujarnya.

Mengingat kegiatan normalisasi hanya dapat bertahan sekitar satu atau dua tahun saja, selanjutnya persoalan pendangkalan sungai akan kembali dihadapi akibat tanah dari wilayah pegunungan akan terus tersedimentasi ke sungai.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Banjir di Padang Meluas hingga Rendam 5 Kecamatan, BNPB Minta Warga Tetap Waspada

4 hari lalu

Banjir Terjang Tapanuli Tengah akibat Tanggul Sungai Jebol, 150 Warga Mengungsi

4 hari lalu

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut dan Warga Dievakuasi

20 hari lalu

Agam Mencekam! Banjir Rendam Ratusan Rumah, Ratusan Warga Dievakuasi

2 bulan lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal