Forkopimda Cari Solusi Atasi Banjir Tahunan di Gorontalo Utara

Antara
Banjir merendam sejumlah desa di Kecamatan Tomilito dan Kwandang, diantaranya Desa Milango, Bubode dan Leyao di Kecamatan Tomilito. (Foto: Antara/dok. Kepala Desa Milango)

"Kondisi ini tentu berdampak pada pendangkalan dan berkurangnya daya tampung air," tuturnya.

Dia berharap, pemerintah daerah dan warga sama-sama menyelesaikan masalah ini dan mencari solusi terbaik. Di satu sisi, pemerintah daerah melaksanakan program naturalisasi dan di sisi lain, masyarakat diharapkan tidak membuka areal kemiringan yang tidak ideal untuk ditanami jagung.

Indikator kelestarian hutan terjaga dengan baik adalah warna air sungai yang jernih saat curah hujan tinggi.

Kondisi yang ada saat ini, warna air sungai sangat cokelat, karena ikut membawa material lumpur akibat sedimentasi tanah dari gunung.

"Kita perlu mengatasi persoalan lingkungan untuk mengatasi banjir yang terus melanda dan menyengsarakan," ujarnya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Banjir di Padang Meluas hingga Rendam 5 Kecamatan, BNPB Minta Warga Tetap Waspada

4 hari lalu

Banjir Terjang Tapanuli Tengah akibat Tanggul Sungai Jebol, 150 Warga Mengungsi

4 hari lalu

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut dan Warga Dievakuasi

20 hari lalu

Agam Mencekam! Banjir Rendam Ratusan Rumah, Ratusan Warga Dievakuasi

2 bulan lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal