Olly yang juga Bendahara Umum Partai PDI Perjuangan ini mengungkapkan keinginannya untuk maju kembali supaya visi misinya tuntas seluruhnya. “Ke depan, masyarakat bisa melihat tugas, tanggung jawab kami sebagai gubernur betul-betul 100 persen selesai,” ujar Olly yang pernah menjadi anggota DPR RI selama 11 tahun ini.
Menurut Olly, pembangunan di daerah memerlukan lompatan-lompatan. Apalagi, Sulut berada di wilayah Timur yang jauh dari Jakarta. Dia ingin masyarakat Sulut merasakan lompatan-lompatan dan mendapatkan manfaat dari kepemimpinannya sebagai gubernur.
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan, keputusan Partai Perindo memilih pasangan Olly Dondokambey-Steven Kandouw untuk memastikan masyarakat Sulut bisa lebih maju ke depan.
“Track record sudah terbukti, prestasi selama empat tahun belakangan ini luar biasa. Kami mendukung beliau untuk maju kembali memimpin Sulawesi Utara,” kata Hary.
Hary menuturkan selama kuartal II/2020, di bawah kepemimpinan Olly, ekonomi Sulut minus 3 persen, lebih tinggi dari perekonomian nasional yang minus 5,32 persen.
Posisi Olly yang merupakan Bendum PDIP dinilai sangat strategis dan memudahkan komunikasi daerah dengan pemerintah pusat. “Pemerintah daerah kalau tidak punya network di pusat biasanya ketinggalan daerahnya. Beliau dekat dengan pemerintah pusat, sangat membantu Provinsi Sulut,” katanya.
Pengalaman Olly pun tak diragukan lagi, baik dalam pemerintahan maupun dunia usaha. “Kalau memilih kepala daerah harus kita yakini dapat membawa daerah itu maju,” ujar pria yang akrab disapa HT itu.