Jalan Nasional Putus, PT MSM: Curah Hujan Tinggi saat Terjadi Longsor

Antara
Ruas jalan yang longsor di Kelurahan Pinasungkulan menjadi salah satu jalur menuju ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, kawasan pariwisata super prioritas yang ditetapkan pemerintah pusat. (Foto: Antara/HO-BPJN Sulut)

MANADO, iNews.id - Longsor parah terjadi di jalan Nasional Girian-Likupang. Deputy Manager External Relation PT Meares Soputan Mining/Tambang Tondano Nusajaya (MSM/TTN), Hery Rumondor berharap Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulut, memperhatikan kondisi tingginya curah hujan saat itu ketika terjadi longsor.

"Kami menghormati setiap pendapat LSM seperti Walhi, sebagai bagian pihak terkait kita dalam mengontrol keberlangsungan lingkungan hidup," kata Hery di Manado, Selasa (11/1'2022).

Menurut dia, curah hujan sebelum dan pada saat kejadian ada pada kisaran angka 141 milimeter dan hal ini tergolong ekstrem.

Hery juga menyebutkan tidak ada jembatan yang hancur sebagai akibat terjadinya bencana longsor di area Kayuwale, Kelurahan Pinasungkulan.

Sementara pelaksanaan peledakan (blasting) oleh PT MSM/PT TTN, dilakukan secara terukur dengan mengacu pada standar ambang batas getaran, yakni di bawah lima milimeter/detik.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
1 hari lalu

522 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung dan Longsor di Bandung Barat

3 hari lalu

2 Jam Diguyur Hujan, Kabut Asap Karhutla di Palangka Raya Mulai Lenyap

4 hari lalu

Atap Rumah di Maubeli TTU Terbang Diterjang Hujan Angin, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

23 hari lalu

Longsor Putus Jalan Desa di Pandeglang, Mobil Terpaksa Putar Balik

1 bulan lalu

Identitas 4 Pekerja Tambang Nikel PT KDI Tewas Tertimbun Longsor di Konawe Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal