Jejak Permaisuri dan Anak Sri Sultan Hamengku Buwono V yang Dimakamkan di Manado

Subhan Sabu
Makam Permaisuri Sri Sultan Hamengku Buwono V, Kanjeng Ratu Sekar Kedaton di Mahakeret Barat, Kota Manado. (Foto: MPI/Subhan Sabu)

"Sisa-sisa keraton sudah tidak ada lagi karena terkena bom pada perang dunia ke II," kata Al Buchari, Imam Masjid Al Muttaqin tersebut.

Dahulu menurut Al Buchari, Kampung Jawa membentang luas dari kompleks rumah dinas gubernuran sekarang, di Kelurahan Bumi beringin sampai ke Pondol. Kampung Jawa merupakan tempat tinggal dari pengikut Kanjeng Ratu Sekar Kedaton dan para abdi dalem keraton.

"Ayah saya KH Abdurahman Al Buchari dulu sering ambil blasting (iuran) kepada mereka penghuni Kampung Jawa. Per bulannya 1 quart, setara 25 sen," katanya yang selama 20 tahun menjadi juru kunci makam.

Sekarang tinggal sedikit warga Jawa pengikut Kanjeng Ratu Sekar Kedaton yang tersisa di kompleks rumah dinas gubernuran tersebut.

"Dari semua tinggal satu saja abdi dalem keraton yang masih hidup, ayah dari Yasti Soepredjo, Bupati Bolaang Mongondow sekarang, yang lainnya sudah meninggal," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
8 hari lalu

Pengosongan Rumah Aset PT KAI di Medan Diwarnai Perlawanan, Penghuni Acungkan Parang

9 hari lalu

Dramatis! Tembus Hujan Deras, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Sungai Deli Medan

10 hari lalu

Penggerebekan Narkoba di Medan Diwarnai Tembakan, Sejumlah Orang Nekat Nyemplung ke Sungai

19 hari lalu

17 Siswa SD di Medan Muntah Usai Santap MBG, Guru Panik

29 hari lalu

2 Pelaku Jambret HP Wanita Pemesan Ojol di Medan Ditembak usai Lawan Petugas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal