Kukis Gelang, Kue Tradisional Khas Manado yang Sudah Jarang Ditemui

Subhan Sabu
Salah satu UMKM di Manado yang memproduksi kue gelang. (Foto: MPI/Subhan Sabu)

"Jakarta, Bali, Makassar, Surabaya, ke Amerika dua kali, dijadikan oleh-oleh," ujar Nancy.

Satu kemasan berisi 40 pieces dijual seharga Rp40.000. Dalam seminggu Nancy bisa meraup untung Rp5,5 juta perminggu lewat penjualan secara online mau pun reseler.

Membuat kukis gelang sendiri gampang-gampang susah, karena salah mencampur, kukis malah menjadi keras. Bahan-bahan yang digunakan dalam membuat kukis gelang ini adalah kacang tanah, gula aren, garam, tepung ketan dan santan. 

Proses pembuatannya yakni gula merah dicampur dengan santan kemudian diaduk. Sambil diaduk, masukkan kacang tanah yang sudah disangrai dan dihaluskan terlebih dahulu kemudian aduk sampai merata. Kemudian masukkan tepung ketan kedalam adonan kemudian diaduk.

Setelah merata, adonan dipotong kecil-kecil dan ditimbang. Setelah itu dibentuk bulat, dicelupkan dalam tepung ketan dan digoreng. Hasilnya gurih, lembut dan enak.

Dengan rasa  aromanya yang khas, kukis gelang bisa dijadikan cemilan menemani minum kopi atau teh di pagi atau sore hari.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
3 hari lalu

BRI Salurkan KUR Rp144 Triliun kepada 2,76 Juta Debitur, Jadi Motor Penggerak Sektor Produktif dan UMKM Nasional

8 hari lalu

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

14 hari lalu

Dari Dapur Parongil ke Senayan! Kopi Sinaok Binaan DPM Unjuk Gigi di INACRAFT 2026

17 hari lalu

RT Berkelas, Wujud Pembangunan yang Berangkat dari Kebutuhan Warga

22 hari lalu

Tamsyi Tour Perluas Ekosistem Umrah, Gandeng UMKM Jawa Barat hingga Luncurkan Taman Umroh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal