Wisman yang datang didominasi oleh warga China sebanyak 600 orang atau sekitar 70,51 persen dari total wisman yang datang ke Sulut.
Kemudian, katanya, disusul wisman asal Jerman 32 orang (3,76 persen), Perancis 31 orang (3,64 persen) dan Amerika 25 orang (2,94 persen).
GM Bandara Samrat Minggus Gandeguai mengatakan memang akhir-akhir ini wisman yang datang ke Sulut selain warga China juga makin banyak asal Eropa.
"Kami harap ke depan kunjungan wisman ke Sulut akan semakin banyak, dan mendorong sektor pariwisata menggeliat kembali sebelum adanya pandemi Covid-19," ujarnya.