Merawat Adat Molonthalo, Tradisi 7 Bulanan Kehamilan Masyarakat Gorontalo

Donald Karouw
Ilustrasi tradisi adat Molonthalo, upacara 7 bulanan kehamilan masyarakat di Gorontalobu. (Foto : Freepik)

Secara hakikat penyelenggaran adat molonthalo diyakini masyarakat mempunyai hikmah atau makna sebagai berikut.:

1. Adat Molontalo merupkan pernyataan dari keluarga suami bahwa kehamilan pertama menjadi harapan yang terpenuhi akan kelanjutan turunan dari perkawinan yang sah.

2. Acara Molonthalo merupakan maklumat dari keluarga kedua belah pihak, bahwa sang istri benar benar suci dan menjadi contoh teladan dan dorongan bagi gadis-gadis lainnya untuk menjaga diri dan kehormatannya dari godaan dunia.

3. Acara Molonthalo merupakan pernyataan syukur atas nikmat Tuhan yang telah diberikan kepada sepasang suami istri melalui Ngadi Salawati doa salawat agar kelahiran sang bayi beroleh kemudahan.

4. Acara Molonthalo pemantapan kehidupan sepasang suami istri menyambut sang bayi sebagai penerus keturunan mereka. Sekaligus persiapan fisik dan mental menjadi ayah dan ibu yang baik dengan memelihara kelangsungan rumah tangga yang dilambangkan dengan makan saling suap menyuap.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat di Gorontalo, Rumah dan Belasan Kamar Kos Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo, Tidak Berpotensi Tsunami 

57 tahun lalu

Miris! Siswi SMP di Jombang Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal