Pemerintah Diminta Tinjau Ulang PCR untuk Naik Pesawat, Pilot: Kondisi Memprihatinkan

Iqbal Dwi Purnama
Pilot minta wajib PCR untuk naik pesawat ditinjau ulang karena kondisi sudah memprihatinkan. Foto: M Iqbal

"Hal tersebut juga berimbas pada memburuknya kondisi fisik, psikologis dan emosional (human factor), kesehatan mental, depresi dan kecemasan para pekerja transportasi udara, yang juga sangat mempengaruhi aspek keselamatan penerbangan," ujarnya.

Menurutnya, persyaratan test PCR itu cukup memberatkan penumpang pesawat karena biaya yang cukup tinggi. 

"Kemudian terkait waktu tunggu hasil yang lama rata-rata 1x24 jam, selanjutnya juga terkait lokasi test yang terbatas, lokasi PCR di kebanyakan daerah di Indonesia berada di pusat kota daerah tersebut, sehingga membutuhkan waktu dan jarak perjalanan yang lebih banyak bagi calon penumpang pesawat," tuturnya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
9 hari lalu

Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya

25 hari lalu

Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi, Sempat Tutup 2 Hari akibat Abu Erupsi

26 hari lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Penumpang di Surabaya Beralih ke Kereta

27 hari lalu

5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

27 hari lalu

Terimbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, 20 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Dibatalkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal