Penyelidikan Dugaan Kebocoran Data Aplikasi eHAC Dihentikan

Puteranegara Batubara
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Prabowo Argo Yuwono menjelaskan penyelidikan kebocoran data kependudukan disetop. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Penyelidikan dugaan kebocoran data kependudukan melalui aplikasi Kartu Waspada Elektronik alias Electronic Health Alert Card (eHAC) dihentikan. Dalam prosesnya Bareskrim Polri memutuskan untuk menyetop karena tidak ditemukan indikasi pengambilan data. 

"Penyelidikan tidak diteruskan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (7/9/2021).

Argo menjelaskan, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipid Siber) Bareskrim Polri menyimpulkan bahwa kebocoran tidak terjadi karena upaya pembobolan. 

Dalam hal ini, Argo menyebut, petugas telah melakukan upaya klarifikasi dan pemeriksaan terhadap pihak Kementerian Kesehatan ataupun mitra Kemenkes yang bertanggungjawab sebagai vendor dalam pengelolaan aplikasi itu. 

"Hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Cyber Polri terhadap Kemenkes dan mitra Kemenkes, bahwa tidak ditemukan upaya pengambilan data pada server eHAC," ujar Argo. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dilantik Kapolri, Irjen Sandi Nugroho Resmi Jabat Kapolda Sumsel

57 tahun lalu

Mutasi Polri, Irjen Johnny Isir Putra Papua Ditunjuk Jadi Kadiv Humas

57 tahun lalu

Kuliah Umum di Akpol Semarang, Kadiv Humas: Taruna Akpol Harus Jadi Agen Cooling System

57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Bripka Joko Hadi, 23 Tahun Bantu Warga Samarinda Jadi Penggali Kubur 

57 tahun lalu

Satgas Humas Polri Gelar Operasi Puri Agung, Siap Kawal World Water Forum ke-10 di Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal