Polisi Sri Lanka Tembakkan Gas Air Mata, Aksi Massa Berakhir Ricuh

Umaya Khusniah
Polisi di Sri Lanka menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan para demonstran yang mencoba mendekati kantor presiden. (Foto: Reuters)

COLOMBO, iNews.id -Aksi massa menuntut Presiden Gotabaya Rajapaksa mengundurkan diri memasuki hari ke-50. Aksi tersebut berakhir ricuh.

Polisi di Sri Lanka menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan para demonstran yang mencoba mendekati kantor presiden.

Dilansir dari ABC News, aksi yang berujung ricuh itu terjadi pada Sabtu (28/5/2022).

Massa berkemah di luar kantor Presiden Gotabaya Rajapaksa. Polisi membubarkan rapat umum dan menahan tiga orang sebentar sebelum membebaskan mereka.

Sri Lanka hampir bangkrut dan telah gagal membayar pinjaman luar negerinya. Negara itu sedang berjuang melawan kekurangan akut akan barang-barang penting seperti gas untuk memasak, bahan bakar dan obat-obatan. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
9 hari lalu

Pimpin Polda Jateng, Gebrakan Roy Hardi: Sikat Kejahatan hingga Respons Cepat

1 bulan lalu

Pria di Purwakarta Bawa Samurai Nekat Palak Polisi Minta Rp100.000 Berakhir Ditangkap

2 bulan lalu

Identitas 3 Polisi Hilang Kontak usai Speedboat Hanyut di Nabire, Anggota Polres Waropen

2 bulan lalu

2 Polisi Dipukuli Saat Amankan Karnaval di Blora, 3 Orang Jadi Tersangka

3 bulan lalu

Menyamar Jadi Polisi demi Memikat Wanita Idaman, Pemuda di Jember Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal