Polisi Sri Lanka Tembakkan Gas Air Mata, Aksi Massa Berakhir Ricuh

Umaya Khusniah
Polisi di Sri Lanka menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan para demonstran yang mencoba mendekati kantor presiden. (Foto: Reuters)

Cadangan mata uang asing negara itu juga menyusut dan hanya cukup untuk membayar kebutuhan impor yang dibutuhkan selama dua minggu.

Pihak berwenang bulan lalu mengumumkan telah menangguhkan pembayaran utang luar negeri hampir 7 miliar dolar AS yang akan dilunasi tahun ini. Sri Lanka harus membayar 25 miliar dolar AS hingga 2026. Total utang luar negeri negara kepulauan di Samudra Hindia itu mencapai 51 miliar dolar AS.

Para pengunjuk rasa mengatakan, tanggung jawab utama atas krisis ekonomi berada di tangan Rajapaksa dan keluarganya. Massa menuduh presiden dan keluarganya korupsi.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
9 hari lalu

Pimpin Polda Jateng, Gebrakan Roy Hardi: Sikat Kejahatan hingga Respons Cepat

1 bulan lalu

Pria di Purwakarta Bawa Samurai Nekat Palak Polisi Minta Rp100.000 Berakhir Ditangkap

2 bulan lalu

Identitas 3 Polisi Hilang Kontak usai Speedboat Hanyut di Nabire, Anggota Polres Waropen

2 bulan lalu

2 Polisi Dipukuli Saat Amankan Karnaval di Blora, 3 Orang Jadi Tersangka

3 bulan lalu

Menyamar Jadi Polisi demi Memikat Wanita Idaman, Pemuda di Jember Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal