Siaga Tsunami, 2 Pulau di Sitaro Dikosongkan Imbas Erupsi Gunung Ruang

Agung Bakti Sarasa
Warga dievakuasi dari Pulau Tagulandang dampak erupsi Gunung Ruang. (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada masyarakat untuk mengosongkan daerah dalam radius 7 Km dari puncak Gunung Ruang yang kembali erupsi dahsyat, Selasa (30/4/2024) dini hari.

Tindakan ini mengantisipasi potensi tsunami seiring meningkatnya status Gunung Ruang menjadi Level IV atau Awas.

Kedua pulau yang direkomendasikan untuk dikosongkan yakni Pulau Ruang dan Pulau Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, sebagai konsekuensi dan implikasi dari kenaikan status Gunung Ruang, ada kawasan-kawasan yang harus dikosongkan. Artinya, kata dia tidak boleh ada aktivitas masyarakat.

"Diimbau seluruh masyarakat di Pulau Ruang dan Pulau Tagulandang untuk menghindari kawasan pesisir sampai kemudian kondisi benar benar kita nyatakan aman. Ini untuk mewaspadai sekiranya terjadi tsunami sebagaimana pernah terjadi pada Tahun 1871," katanya saat Konferensi Pers melalui Zoom, Selasa (30/4/2024).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pencarian Korban Banjir Bandang Sitaro, Tim K-9 Polda Sulut Temukan Balita 2 Tahun

57 tahun lalu

Polda Sulut Kerahkan 204 Personel ke Sitaro Bantu Penanganan Banjir Bandang

57 tahun lalu

BNPB: 16 Orang Tewas akibat Banjir Bandang di Sitaro Sulut, 682 Jiwa Mengungsi

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang Sitaro Sulut: 14 Orang Tewas, 4 Korban Masih Hilang

57 tahun lalu

Penyebab Banjir Bandang Tewaskan 7 Orang di Sitaro, Hujan Lebat Tanpa Henti selama 5 Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal