Sulut Ekspor 6.300 Ton Bungkil Kelapa Senilai Rp17,7 Miliar ke India

Arther Loupatty
Petugas karantina mengecek produk ekspor saat dikapalkan untuk diberangkatkan ke pasar luar negeri. (Foto: Istimewa)

MANADO, iNews.id - Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Manado melakukan sertifikasi terhadap 6.300 ton bungkil kelapa milik PT Cargill Indonesia. Dari data pada sistem perkarantinaan IQFAST mencatat, nilai ekonomi komoditas tersebut mencapai Rp17,7 Miliar.

Komoditas ini dikapalkan menuju ke India setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan dipastikan bebas dari hama hidup oleh Karantina Pertanian Manado.

Kepala Karantina Pertanian Manado Donni Muksydayan mengatakan, pihaknya melakukan penjaminan kesehatan dan keamanan terhadap limbah produk pertanian yang diminati pasar ekspor.

"Kami memastikan persyaratan karantina negara tujuan sudah dipenuhi. Bungkil kelapa merupakan limbah yang jadi berkah bagi kita semua,” ujarnya, Senin (21/9/2020).

Dia mendorong para eksportir agar tidak lagi mengekspor komoditas mentah ke luar negeri. Namun mengolah terlebih dahulu, minimal menjadi barang setengah jadi agar komoditas pertanian tersebut memiliki nilai tambah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
8 hari lalu

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Karatung Sulut

14 hari lalu

BMKG: Gempa Besar Magnitudo 5,3 di Tahuna Sulut Tidak Berpotensi Tsunami

18 hari lalu

Detik-Detik Kecelakaan Maut Drag Race Kotamobagu Sulut, 16 Orang Jadi Korban

2 bulan lalu

Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Bitung Sulut, Berpusat di Kedalaman 49 Km

2 bulan lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Berpusat di Kedalaman 10 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal