Sulut Ekspor 6.300 Ton Bungkil Kelapa Senilai Rp17,7 Miliar ke India

Arther Loupatty
Petugas karantina mengecek produk ekspor saat dikapalkan untuk diberangkatkan ke pasar luar negeri. (Foto: Istimewa)

Sementara itu Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil mengatakan, potensi ekspor kelapa maupun produk turunan sampai ke limbahnya dari Sulut besar. Inilah sebabya ekspor produk kelapa harus terus didorong.

Menurutnya, bungkil kelapa sudah mengalami proses pengolahan sehingga memiliki daya simpan yang lebih lama dan berdampak pada naiknya nilai tambah komoditas dan dapat tembus pasar ekspor.

"Pemerintah juga telah membuat strategi agar pertumbuhan ekspor terus meningkat, di antaranya mendorong pertumbuhan eksportir baru. Selain itu juga diversifikasi produk ekspor melalui dua cara, yakni mendorong ekspor produk setengah jadi dan turunannya serta  mendorong produk baru," kata Jamil.

Sebagai informasi, bungkil kelapa ini di negara tujuan akan digunakan sebagai bahan pakan campuran ternak. Komoditas ini merupakan pakan ternak sumber protein selain bungkil kedelai, kelapa sawit maupun bungkil kacang tanah. 

Kandungan protein bungkil kelapa berkisar antara 20-22%, sangat cocok sebagai pakan sapi perah dan dapat digunakan sampai 30% dalam ransum. Komoditas ini merupakan produk samping asal kelapa yang masuk dalam 10 unggulan Kementerian Pertanian.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
9 hari lalu

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Karatung Sulut

14 hari lalu

BMKG: Gempa Besar Magnitudo 5,3 di Tahuna Sulut Tidak Berpotensi Tsunami

19 hari lalu

Detik-Detik Kecelakaan Maut Drag Race Kotamobagu Sulut, 16 Orang Jadi Korban

2 bulan lalu

Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Bitung Sulut, Berpusat di Kedalaman 49 Km

2 bulan lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Berpusat di Kedalaman 10 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal